Berita

Senapan mesin SM134D, salah satu senjata yang diberikan AS/CNA

Dunia

Bantu Filipina Perangi Gerilyawan, AS Kirim Ratusan Senjata Senilai 150 USD

SENIN, 05 JUNI 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat memberikan Filipina ratusan senapan mesin, pistol serta peluncur granat yang akan digunakan untuk melawan gerilyawan di negara tersebut pada hari ini (Senin, 5/6).

Senjata tersebut, termasuk senapan mesin yang mampu menembaki ribuan putaran per menit, diserahkan pada sebuah upacara di Manila yang menyoroti program bantuan kontra-terorisme Amerika satu dekade ke Filipina senilai sekitar 150 juta dolar AS.

"Peralatan ini akan meningkatkan kemampuan kontra-terorisme dan membantu melindungi (tentara) secara aktif terlibat dalam operasi kontra-terorisme di Filipina selatan," kata sebuah pernyataan kedutaan AS di Manila awal pekan ini.


Kepala Marinir Filipina Mayor Jenderal Emmanuel Salamat mengatakan pada upacara tersebut bahwa tentara akan menggunakan senjata tersebut dalam pertempuran yang sedang berlangsung melawan gerilyawan di kota Marawi.

Militan yang mengibarkan bendera ISIS mengamuk di Marawi sejak hampir dua minggu yang lalu, memicu bentrokan dengan tentara dan polisi yang menyebabkan setidaknya 178 orang tewas. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya