Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Sibuk Bekerja, Walikota London Tak Punya Waktu Tanggapi Kritik Trump

SENIN, 05 JUNI 2017 | 15:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Walikota London Sadiq Khan cukup sibuk bekerjasama dengan polisi, dinas darurat dan pemerintahan untuk mengkoordinasi respon terhadap serangan yang terjadi akhir pekan kemarin.

Dengan demikian, Khan tidak memiliki waktu untuk menanggapi komentar miring soal dirinya yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Dia memiliki hal-hal yang lebih penting untuk dilakukan daripada menanggapi tweet Donald Trump yang kurang ajar yang dengan sengaja mengeluarkan konteks ucapannya yang mendesak warga London agar tidak khawatir saat melihat lebih banyak polisi, termasuk perwira bersenjata, di jalanan," kata juru bicara Khan.


Dalam sebuah tweet akhir pekan kemarin Trump menyindir komentar yang dibuat oleh Walikota London Sadiq Khan, yang mengatakan bahwa warga Inggris seharusnya tidak khawatir melihat lebih banyak polisi di jalanan setelah tiga orang mengendarai sebuah van ke pejalan kaki di Jembatan London sebelum menikam orang lain di dekatnya.

"Sedikitnya 7 orang tewas dan 48 terluka dalam serangan teror dan Walikota London mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir!" tulis Trump.

"Kami harus berhenti secara politis dan turun ke urusan keamanan untuk rakyat kita, jika tidak pintar, itu hanya akan bertambah buruk," kata Trump seperti dimuat Reuters.

Mantan wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore juga membela Khan dengan mengatakan bahwa Trump telah salah mengartikan apa yang dikatakan Khan.

"Saya tidak berpikir bahwa serangan teroris besar seperti ini adalah saat untuk memecah belah dan mengkritik seorang walikota yang mencoba mengatur tanggapan kotanya terhadap serangan ini," kata Gore. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya