Berita

Ilustrasi/Net

Global

Satu Suara, Empat Negara Ini Putus Hubungan Diplomatik Dengan Qatar

SENIN, 05 JUNI 2017 | 14:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena menuduh negara tersebut telah merusak stabilitas wilayah.

Keempat negara tersebut satu suara mengatakan bahwa Qatar mendukung kelompok teroris termasuk ISIS.

Kantor berita negara Saudi SPA mengatakan Riyadh telah menutup perbatasannya, memutuskan hubungan darat, laut dan udara dengan Qatar dan sebagian besar mengisolasinya.


Disebut bahwa langkah itu adalah untuk melindungi keamanan nasional serta melindungi dari bahaya terorisme serta ekstrimisme.

Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dipandang sebagai perpecahan paling serius antara negara-negara Teluk yang kuat, yang juga merupakan sekutu dekat AS.

Langkah ini diambil dua minggu setelah empat negara yang sama memblokir situs berita Qatari. Komentar kontroversial oleh Qatari emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, yang tampaknya mengkritik Arab Saudi, muncul secara online.

Pemerintah di Doha menolak komentar tersebut sebagai tindakan palsu, yang menghubungkan laporan tersebut dengan cybercrime yang memalukan.

Uni Emirat Arab telah memberi para diplomat Qatar 48 jam untuk meninggalkan negara tersebut. Abu Dhabi menuduh Doha mendukung, mendanai, dan merangkul terorisme, ekstremisme dan organisasi sektarian.

Bukan hanya itu, seperti dimuat BBC, maskapai penerbangan negara UEA Etihad Airways mengatakan akan menunda semua penerbangan ke dan dari Doha dari pukul 02:45 waktu setempat pada hari Selasa

Kantor berita negara Bahrain mengatakan bahwa negara tersebut memutuskan hubungan dengan Qatar karena Doha mengguncang keamanan dan stabilitas Bahrain dan ikut campur dalam urusannya. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya