Berita

Pertahanan

Serangan Teror Inggris Sinyal Tingkatkan Kewaspadaan Internasional

SENIN, 05 JUNI 2017 | 13:33 WIB | LAPORAN:

Serangan teror yang terjadi di London pada akhir pekan (4/6) kemarin sinyal perlunya kewaspadaan teror bom bagi kota-kota besar di dunia.

Setidaknya London, sudah dua kali mengalami teror sepanjang tiga bulan terakhir.

"Target utama aksi serangan teror di London adalah meningkatkan ketakukan yang massif dan simultan bagi publik. Tentu saja, Kita mengecam teror tersebut dan mendorong pihak pemerintah melakukan langkah proaktif pemulihan yang komprehensif," tegas Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Rofi' Munawar dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (5/6) di Jakarta.


Rofi menganalisis, serangan teror yang terjadi di London menggambarkan bahwa aksi tidak hanya dipusatkan kepada objek pertahanan dan strategis suatu negara, namun sudah mulai bergeser kepada objek publik dan pusat keramaian. Setidaknya ini memberikan 'oksigen' publikasi yang ampuh bagi para teroris, karena mendapatkan peliputan yang massif dan tentu memproduksi ketakutan publik.

"Tiga serangan dalam tiga bulan terakhir di London, sebuah kota dengan tingkat keamanan yang sangat baik memberi signal perlunya kewaspdaan yang tinggi terhadap aksi teroris," tutur legislator asal Jawa Timur ini.

Dua serangan teror terjadi pada Sabtu (3/6) di London Brigde dan Borough Market, Londong Inggris. Tercatat berdasarkan perkembangan terbaru menyebabkan korban tewas mencapai tujuh orang dan 48 orang terluka. Adapun tiga pelaku teror ditembak oleh polisi. Sebagai catatan, ini adalah serangan ketiga di Inggris dalam tiga bulan terakhir.

"Jelas ini sangat mengganggu kerja sama internasional dalam menjaga perdamaian dunia, yang menjadi agenda utama konstitusi semua negara," pungkas Rofi'.[wid]
 

 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya