Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Pasukan Garuda Bersihkan Sampah Di Universitas Bangui Afrika

MINGGU, 04 JUNI 2017 | 14:48 WIB | LAPORAN:

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) mendapat tugas dari Minusca untuk membersihkan sampah-sampah yang berada di sekitar Universitas Bangui, Afrika Tengah, Sabtu (3/6).

Dansatgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko saat melaksanakan peninjauan mengatakan bahwa mahasiswa Universitas Bangui Republik Afrika Tengah mengeluh kondisi sekitar kampus yang sangat kotor dengan bertumpuknya sampah.

"Hal ini sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar karena menimbulkan bau yang tak sedap, sehingga pihak kampus berkoordinasi dengan Minusca untuk membantu mengatasi permasalahan sampah tersebut," katanya sebagaimana disampaikan Perwira Penerangan Konga XXXVII-C/Minusca, Lettu Czi Setiadi Wibowo.
 

 
Mayor Czi Widya juga menyampaikan, pengerjaan membersihkan sampah dimulai dengan menurunkan alat berat yaitu, louder dan dump truck.

Menurut Mayor Czi Widya, pembersihan sampah ini memerlukan waktu empat hari karena banyaknya sampah yang menumpuk dan lokasi pembuangan yang ada jauh.
 
Lebih lanjut Dansatgas Kizi TNI menekankan kepada operator alat berat dan pengemudi dump truck untuk selalu menjaga faktor keamanan dan keselamatan bekerja agar saat melakukan pembersihan sampah tidak terjadi kecelakaan.

"Kegiatan tersebut mendapat respon yang positif dari Rektor Universitas Bangui dan mahasiswa, tak sedikit mahasiswa untuk meminta foto bersama dengan para Pasukan Garuda yang bekerja di tempat tersebut," tutur Mayor Czi Widya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya