Berita

Vladimir Putin/Al Jazeera

Dunia

Trump Mundur Dari Kesepakatan Iklim, Putin: Don't Worry, Be Happy!

SABTU, 03 JUNI 2017 | 19:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di saat banyak pemimpin dunia satu suara untuk pengecam pemimpin Amerika Serikat Donald Trump atas keputusannya hengkang dari kesepakatan iklim Paris 2015, reaksi berbeda datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin mengatakan bahwa dirinya tidak akan menghakimi keputusan Trump tersebut.

"Don't worry, be happy," kata Putin pada hari Jumat (2/6) setelah ditanya reaksinya di sebuah forum ekonomi di St Petersburg, Rusia sebagaimana dilaporkan Al Jazeera.


Dia mengatakan bahwa kesepakatan iklim tersebut tidak berlaku secara formal sampai tahun 2021, memberi tahun-tahun kepada negara untuk menghasilkan solusi konstruktif untuk memerangi pemanasan global.
 
Sementara Trump mengklaim bahwa bukti pemanasan global sebagian merupakan tipuan yang rumit, Putin setuju dengan konsensus para ilmuwan bahwa perubahan iklim didorong oleh emisi karbon buatan manusia.

"Tekanan pada ekosistem semakin meningkat, dan sebagai akibat tindakan manusia dan sebagai akibat dari proses alam, pertanyaan ini memerlukan penelitian mendalam, penelitian dan analisis," kata Putin.

"Jelas bahwa ketika menyelesaikan politik kita, tindakan inklusif kita, kita harus bertanggung jawab dan efektif," tegas Putin.

Meski begitu, sambil bergurau, Putin meratapi bahwa cuaca masih sangat dingin dan hujan di Rusia, bercanda bahwa tanggung jawab masa depan atas dampak pemanasan global dapat disematkan pada Trump.

"Sekarang kita bisa menyalahkan semuanya terhadapnya dan imperialisme Amerika," kata Putin sambil tertawa. "Itu semua salah mereka." [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya