Berita

Global

Hakim Chile Jebloskan 106 Petugas Intelijen Ke Bui

SABTU, 03 JUNI 2017 | 18:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang hakim di Chile telah menghukum 106 petugas intelijen atas penculikan dan pembunuhan terhadap 16 aktivis sayap kiri yang terjadi antara tahun 1974 dan 1975.

Hakim Hernan Cristoso mengatakan bahwa mereka telah ditangkap dan dikirim ke pusat penyiksaan di Santiago.

Selama pemerintahan Jenderal Pinochet dari tahun 1973 sampai 1990 sekitar 3.000 orang meninggal atau hilang di Chile.


Ribuan orang disiksa atau harus diasingkan di periode yang sama.

Hakim Cristoso menghukum mantan perwira intelijen tersebut antara 541 hari dan 20 tahun di penjara.

Dia juga memerintahkan negara untuk membayar $ 7.5 juta sebagai kompensasi kepada keluarga korban.

Di antara agen yang dijatuhi hukuman adalah dua mantan jenderal, César Manríquez Bravo dan Raúl Iturriaga Neumann, dan beberapa perwira senior di Direktorat Intelijen Nasional (DINA).

Hakim Cristoso mengatakan bahwa pemerintah Pinochet telah mencoba untuk menutupi penghilangan tersebut, dengan mengatakan bahwa korban telah melarikan diri ke luar negeri atau bahwa mereka telah terbunuh dalam pertempuran antara kelompok sayap kiri yang bersaing. Demikian seperti dimuat BBC akhir pekan ini. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya