Berita

Voting di DK PBB/Reuters

Dunia

Sanksi Baru DK PBB Perpanjang Daftar Hitam Korut

SABTU, 03 JUNI 2017 | 13:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dewan Keamanan PBB memperluas sanksi yang ditargetkan pada Korea Utara setelah tes rudal berulang pada hari Jumat (2/6).

"Amerika Serikat akan terus mencari resolusi damai dan diplomatik untuk situasi ini," kata Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dalam sesi voting.

"Terlepas dari konsekuensi diplomatik dan finansial, Amerika Serikat tetap siap untuk melawan agresi Korea Utara melalui cara lain, jika perlu," tegasnya.


Sanksi tersebut menambahkan nama ke daftar hitam PBB. Itu berarti, semakin banyak individu ataupun kelompok maupun organisasi di Korea Utara yang dikenai larangan perjalanan dan pembekuan aset global.

"Dewan Keamanan mengirim pesan yang jelas ke Korea Utara hari ini, yakni berhenti menembakkan rudal balistik atau menghadapi konsekuensinya," kata Haley.

Resolusi tersebut, yang diadopsi dengan suara bulat oleh 15 anggota dewan, memberikan sanksi empat entitas, termasuk Bank Koryo dan Pasukan Rocket Strategis Angkatan Darat Korea, dan 14 orang, termasuk kepala operasi mata-mata Pyongyang di luar negeri.

Pemerintahan Trump telah menekan China secara agresif untuk mengendalikan tetangganya yang tertutup, dengan memperingatkan bahwa semua opsi ada di meja jika Pyongyang bertahan dengan program pengembangan nuklir dan misilnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya