Berita

Danny Di Kantor PDIP/RMOL

Politik

Dukungan 14 PAC PDIP Membuat Danny Lebih Optimis Kembali Pimpin Makassar

SABTU, 03 JUNI 2017 | 00:01 WIB | LAPORAN:

Bakal calon Walikota Makassar periode 2018-2023 Mohammad Ramdhan Danny Pomanto secara resmi telah mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PDIP Makassar.

Kehadiran Danny Pomanto (DP) disambut hangat Ketua DPC PDIP Kota Makassar Bahar Machmud, Sekretaris PDIP Makassar Mesakh Raymond Rantepadang, dan Ketua Tim Penjaringan Raisul Jaiz serta 14 PAC PDIP Makassar.

"Ini kali pertama formasi PDIP lengkap menerima pengembalian formulir dari bakal calon wali kota," kata Ketua PDIP Makassar H Bahar Machmud, Jumat (2/6).


Pada kesempatan tersebut, Danny juga menerima pernyataan dukungan dari DPC PDIP Makassar dan 14 PAC lainnya yang tertera dalam lembaran kertas: “Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Makassar, Saya DP".

Dukungan dari 14 PAC PDIP tersebut membuat Danny optimis dapat berjuang bersama PDIP mensejahterakan rakyat Makassar di periode kedua.

"Capaian Makassar saat ini tidak datang dengan sendirinya. Dibangun atas kerja keras semua pihak termasuk PDIP. Kerja keras itu tidak boleh berhenti masih banyak tantangan yang harus ditaklukkan demi kesejahteraan rakyat. Apalagi jika lima tahun ke depan kita masih bersama PDIP akan banyak progres yang didapatkan," ucap Danny.

Tantangan yang paling nyata, lanjut Danny, adalah mengurai benang kemacetan di Makassar yang harus segera dibenahi dengan menerapkan manajemen kemacetan lalu lintas dengan mengubah arah di beberapa ruas jalan.

“Penataan jalan-jalan di Makassar juga segera dilakukan dengan mengubah nama beberapa ruas jalan di Makassar semisal jalan-jalan di sekitar Pantai Losari menggunakan nama-nama presiden RI," tambah Danny.

Oleh sebab itu, Danny mengundang ketua DPC PDIP Makassar Bahar Machmud bersama-sama menghadap Presiden RI V Megawati Soekarno Putri untuk meminta kesediaan puteri Presiden I RI Soekarno diabadikan namanya pada salah satu ruas jalan di Makassar bersama proklamator kemerdekaan RI Bung Karno.[san]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya