Berita

Trump/Net

Dunia

Kuba Khawatir Perdagangan Manusia Kembali Memburuk Di Pemerintahan Trump

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 20:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kuba dan Amerika Serikat telah secara dramatis mengurangi tingkat perdagangan manusia sejak mencapai kesepakatan penting pada bulan Januari lalu.

Namun demikian, Kementerian Dalam Negeri Kuba khawatir bahwa hal itu akan terganggu jika kedua negara tersebut gagal untuk melanjutkan perundingan tingkat tinggi.

Selama pembicaraan bilateral di hari-hari terakhir pemerintahan mantan Presiden AS Barack Obama, Amerika Serikat menyetujui pada 12 Januari untuk mengakhiri sebuah kebijakan lama yang mengakui Kuba yang menginjakkan kaki di tanah AS, sebuah langkah yang bertujuan untuk mencegah mereka melakukan pelayaran berbahaya di negara tersebut.


Kebijakan "kaki basah, kaki kering" adalah satu contoh dari sambutan khusus yang diberikan pemerintah AS kepada Kuba saat berusaha untuk mengisolasi pemerintah Komunis di pulau itu, dan pencoblosannya menandai puncak dari pendekatan Obama terhadap mantan saingan Perang Dingin Amerika.

Sejak Presiden Donald Trump mengambil alih kekuasaan pada tanggal 20 Januari dengan janji untuk meninjau kesepakatan, perundingan bilateral tingkat tinggi telah dihentikan. Sementara itu, jaringan penyelundupan telah mencoba untuk melakukan reorganisasi dan konsolidasi. Mencari cara baru untuk menyelundupkan Kuba dan warga asing lainnya ke Amerika Serikat. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya