Berita

Politik

Akom: Kalau Saya Pancasila, Saya Bukan Ade Komarudin Dong..

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Depinas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ade Komarudin, mengkritik jargon "Saya Indonesia, Saya Pancasila" yang sedang nge-tren di tengah masyarakat.

Jargon itu dipakai banyak orang dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila kemarin.

Banyak netizen memakainya disandingkan dengan foto diri di media sosial, atau untuk foto profil aplikasi WhatsApp.


Menurut mantan Ketua DPR RI ini, kalimat "Saya Indonesia, Saya Pancasila" sama saja mengklaim bahwa orang yang menggunakannya sebagai Pancasila itu sendiri.

"Saya dapat WA dari Fraksi Golkar anggota DPR sebelah. Kalau saya Pancasila, saya bukan Ade Komarudin dong," jelasnya dalam diskusi "Pancasila, Agama Dan Negara", di Jalan Mendawai I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).

Seharusnya, tambah politikus senior Golkar ini, kalimat yang tepat adalah "Saya Indonesia, Saya Pancasilais".

Kalimat yang lebih ideal itu ia dapatkan dari hasil diskusi dengan sejumlah Pemimpin Redaksi media nasional yang menemuinya saat berbuka puasa kemarin.

"Kemarin malam dikritik dalam pertemuan para Pemred. Saya Pancasilais kalau ingin mengaku Pancasila," ​ungkap pria yang akrab disapa Akom ini. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya