Berita

Politik

Akbar Tandjung: Tepat Sekali Pemerintah Membentuk Badan Pelestarian Pancasila

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Tokoh senior Partai Golkar, Akbar Tandjung, menyatakan sepakat dengan langkah pemerintah membentuk Badan Pelestarian Pancasila.

"Saya kira tepat sekali pemerintah mau membentuk Badan Pelestarian Pancasila," katanya dalam diskusi "Pancasila, Agama Dan Negara", di Jalan Mendawai I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar ini jelaskan, lewat Pancasila, Bung Karno bersama para pendiri bangsa telah membuktikan diri mereka memiliki rasa toleransi yang tinggi. Bung Karno dan para koleganya mempunyai solidaritas, kebersamaan dan rasa persatuan yang tinggi.


Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana negara mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila itu dalam bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.

"Dengan mengamalkan Pancasila, kita memang betul-betul memperlihatkan komitmen kita untuk mewujudkan Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa," jelasnya.

"Sudah tepat pemerintah membentuk badan sekaligus membentuk nilai-nilai Pancasila sekaligus ditindaklanjuti dengan implementasi," lanjutnya.

Rabu (31/5), Presiden Joko Widodo kemarin telah menandatangani Peraturan Presiden tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP).

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, menjelaskan, akan ada beberapa unsur masyarakat yang akan masuk ke dalam unit kerja itu. Terdiri dari Dewan Pengarah yang berjumlah 9 orang, yang terdiri dari negarawan, kemudian akademisi, kemudian latar belakang keagamaan dan TNI-Polri, juga PNS. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya