Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Uganda Selidiki Hilangnya Gading Seberat 1,3 Ton

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 18:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Uganda Yoweri Museveni telah memerintahkan penyelidikan baru atas hilangnya gading dari sebuah ruang di pemerintahan yang dijaga ketat.

Gading yang memiliki berat sekitar 1,3 ton menghilang dari Otoritas Margasatwa negara tersebut pada bulan November 2014.

Museveni mengatakan Direktur Eksekutif Wildlife Authority Andrew Segguya berpotensi terlibat. Namun, Segguya menolak klaim tersebut.


Presiden juga menuduh dua diplomat China terlibat. Klaim tersebut juga dibantah China.

"Kami memiliki peraturan dan undang-undang yang ketat mengenai pejabat pemerintah, anggota kedutaan, dan kelompok kunjungan untuk melarang mereka membeli atau melakukan kegiatan penyelundupan," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying.

Gading adalah simbol status di negara Asia dan dijual seharga sekitar 1.100 dolar AS per kilo.

Uganda adalah rute penyelundupan yang populer untuk perdagangan ilegal gading dan cula badak di Afrika, yang masih digunakan dalam beberapa obat tradisional China.

Beberapa tahun terakhir telah melihat kemajuan dalam perburuan, dengan lebih dari 35.000 gajah dibunuh di Afrika setiap tahun karena gading mereka. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya