Berita

Politik

Politikus PDIP: P4 Itu Bagus, Tapi Tidak Diamalkan Penguasa Orba

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 18:07 WIB | LAPORAN:

Pancasila harus diterapkan dengan keteladanan. Idelogi dan dasar negara itu harus menjadi kepribadian tiap anak bangsa.

Tapi, keteladanan harus dimulai dari para pemimpin nasional agar generasi muda melihat serta menirunya.

Demikian disampaikan Anggota DPR RI, Eddy Kusuma, saat diskusi "Bicara Literasi Pancasila Bersama Wakil Rakyat" dengan tema SDM Kita dan Pancasila di Perpustakaan MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/6).


Anggota Fraksi PDIP ini mengatakan, sebetulnya penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau P4 di masa Orde Baru sangat baik. Sayangnya, P4 tidak dihayati dengan baik dan tidak dijadikan sebagai kepribadian bangsa oleh penguasa. Perilaku para pemimpin pada waktu itu tidak sesuai dengan Pancasila, tidak sesuai apa yang diajarkan dalam P4.

"Banyak sekali perilaku yang bertentangan dengan Pancasila," tambah  Eddy Kusuma sambil menyebut beberapa peristiwa kemanusiaan dan korupsi di masa Orba.

Karena itu, purnawirawan jenderal polisi ini mengklaim sangat mendukung revolusi mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Revolusi mental dicetuskan karena melihat perilaku birokrat, termasuk institusi kepolisian, tidak sesuai dengan Pancasila.

“Untuk itu, Pancasila harus menjadi kepribadian bangsa kita. Perbuatan kita jangan sampai tidak mencerminkan jiwanya Pancasila," imbuh Eddy Kusuma. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya