Berita

Lokasi ledakan di Kabul/BBC

Dunia

Dituding Ada Di Balik Serangan Bom Kabul, Pakistan Geram

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 15:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pakistan menolak klaim Afghanistan yang menyebut bahwa negara tersebut terlibat dalam serangan bom yang terjadi di Kabul pekan ini,

Serangan bom kendaraan yang terjadi pada Rabu (31/5) dekat dengan daerah diplomatik yang sangat dilindungi tersebut menewaskan sekitar 90 orang dan melukai sekitar 350 lainnya.

Tidak ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut. Namun pejabat intelijen Afghanistan menyebut bahwa jaringan Haqqani berada di balik serangan. Jaringan tersebut bersekutu dengan Taliban dan mendapatkan dukungan dari Pakistan.


Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Nafees Zakaria menggambarkan klaim tersebut sebagai tindakan tak berdasar.

"Stabilitas di Afghanistan sesuai dengan kepentingan Pakistan," kata Zakaria seperti dimuat BBC.

Ia juga menilai bahwa klaim tersebut merupakan retorika yang menyalahkan pihak lain untuk menyembunyikan kegagalan Afghanistan sendiri.

Pakistan dan Afghanistan sering saling menuduh mendukung dan menahan militan yang melakukan serangan lintas batas. Afghanistan pada hari Rabu membatalkan semua perlengkapan kriket yang direncanakan dengan Pakistan dalam menanggapi ledakan tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya