Berita

Manodh Marks/Reuters

Global

Merasa Tak Aman, Pria Sri Lanka Yang Paksa Masuk Kokpit Batal Hadir Di Pengadilan

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 13:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pria yang dituduh melakukan serangan bom pada penerbangan Malaysia Airlines batal hadir di pengadilan Australia pekan ini karena ia merasa tidak aman.

Pengacaranya mengatakan bahwa pria asal Sri Lanka bernama Manodh Marks itu merasa rentan di dalam tahanan dan membutuhkan pertolongan medis.

Pengadilan Magistrat Melbourne mengatakan bahwa Marks meminta untuk menemui perawat kesehatan mental dan menaruh perhatian atas keselamatannya karena usia serta penampilannya.


Ia diamankan setelah menggangu penerbangan Malaysia Airlines MH128, dari Melbourne menuju Kuala Lumpur (Rabu, 31/5). Ia berupaya memasuki kokpit dan mengatakan bahwa dirinya memiliki bom. Akibatnya, pesawat putar balik ke Melbourne.

Pihak berwenang mengatakan bahwa Marks tidak membawa bom, melainkan hanya sebuah objek serupa speaker. Polisi pun menyatakan bahwa itu bukan insiden terorisme.

Marks, yang telah tinggal di Australia dengan visa pelajar, dituduh membahayakan keamanan pesawat terbang dan membuat ancaman atau pernyataan salah.

Polisi mengatakan bahwa Marks dibebaskan dari fasilitas kejiwaan pada hari kejadian, beberapa jam sebelum penerbangan. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya