Berita

Trump/Net

Dunia

Pengunjuk Rasa Anti-Trump Terancam Dibui Puluhan Tahun?

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 19:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan pengunjuk rasa yang diamankan saat demonstrasi pelantikan Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan menerima hukuman penjara hingga puluhan tahun.

Polisi menangkap lebih dari 230 orang pada 20 Januari saat ribuan orang menuju Washington DC, untuk memprotes pelantikan Trump.

Dikabarkan Press TV dengan merujuk pada laporan Al Jazeera pekan ini, petugas penegak hukum mulai tanpa pandang bulu menahan orang-orang yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut dan merusak properti publik.


Hanya sehari kemudian, sebagian besar tahanan dituntut karena melakukan kejahatan berat, dengan hukuman maksimal denda 25.000 dolar AS dan 10 tahun penjara.

Namun, pada akhir April, Pengadilan Tinggi Distrik Columbia meratakan sebuah dakwaan superseding terhadap 212 pemrotes, menaikkan hukuman penjara maksimum menjadi 80 tahun bagi beberapa terdakwa.

Angka tersebut mencapai 70 tahun untuk sisa terdakwa, termasuk beberapa wartawan.

Dakwaan baru tersebut menimbulkan tuntutan yang lebih serius seperti mendesak terjadinya kerusuhan, persekongkolan untuk kerusuhan dan penghancuran harta benda. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya