Berita

Hua Chunying/Press TV

Dunia

China: THAAD Ganggu Stabilitas Kawasan

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 18:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China sekali lagi menyatakan keberatannya terhadap penggelaran sistem rudal AS lanjutan di Korea Selatan dan meminta Seoul untuk menghapus Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang kontroversial.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying menyampaikan hal tersebut dalam sebuah konferensi pers reguler di Beijing pada hari Kamis (1/6).

Korea Selatan dan AS mengatakan satu-satunya tujuan sistem THAAD, yang dimaksudkan untuk mencegat dan menghancurkan rudal balistik jarak pendek dan menengah selama fase akhir penerbangan mereka, adalah untuk mencegah ancaman potensial dari Korea Utara.


Namun media milik pemerintah China, mengutip sebuah pernyataan dari juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengatakan bahwa penempatan tersebut akan sangat merusak kepentingan keamanan China dan meruntuhkan keseimbangan strategis regional.

Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa Beijing sangat prihatin atas laporan tentang peluncur THAAD baru, yang telah dipasang di samping dua yang telah dikerahkan.

Dikabarkan Press TV, Korea Utara dan China percaya bahwa penyebaran THAAD dimaksudkan untuk memperluas hegemoni AS. Mereka juga percaya bahwa penggelaran sistem rudal AS di Semenanjung Korea akan mengguncang keamanan wilayah tersebut dengan mengganggu status militer quo. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya