Berita

PM Nguyen Xuan Phuc dan Trump/Reuters

Dunia

Trump Sambut Kesepakatan Jutaan Dolar Dengan Vietnam

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 16:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut baik kesepakatan bisnis miliaran dolar yang dijalin Amerika Serikat dengan dengan Vietnam.

Kesepakatan itu dibangun dalam kunjungan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc ke Amerika Serikat pekan ini.  

Bersamaan dengan kedatangan PM Nguyen Xuan Phuc, Departemen Perdagangan AS mengumumkan 13 transaksi baru dengan Vietnam senilai 8 miliar dolar AS.


Termasuk di antara kesepakatan itu adalah yang dijalin untuk General Electric Co (GE.N) senilai 5,58 miliar dolar AS untuk pembangkit listrik, mesin pesawat terbang dan layanan, penjualan gabungan terbesar di Vietnam.

Caterpillar Inc (CAT.N) dan penyalurnya di Vietnam juga sepakat untuk menyediakan teknologi pengelolaan generator untuk lebih dari 100 generator di Vietnam.

"Mereka (Vietnam) baru saja membuat pesanan yang sangat besar di Amerika Serikat, dan kami menghargai itu, dengan jumlah miliaran dolar, yang berarti pekerjaan untuk Amerika Serikat dan peralatan hebat yang hebat untuk Vietnam," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih (Rabu, 31/5) seperti dimuat Reuters.

Departemen Perdagangan memperkirakan kesepakatan tersebut sebagian besar dari keseluruhan melibatkan impor peralatan AS.

Vietnam yang pernah menjadi musuh Perang Dingin, kini menjadi mitra penting bagi Amerika Serikat di Asia Pasifik, di mana kedua negara berbagi kekhawatiran tentang kekuatan China yang meningkat.

Phuc mengatakan kepada Trump bahwa hubungan tersebut telah mengalami pergolakan yang signifikan dalam sejarah, namun kedua negara sekarang merupakan mitra komprehensif.

Pertemuan Phuc dengan Trump menjadikannya pemimpin Asia Tenggara pertama yang mengunjungi Gedung Putih di bawah pemerintahan baru. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya