Berita

Ilustrasi/The Guardian

Global

Dituduh Melakukan Pemerkosaan Dan Pembunuhan, Tentara Sudan Selatan Diadili

RABU, 31 MEI 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tentara Sudan Selatan yang dituduh memperkosa lima pekerja bantuan asing dan membunuh rekan mereka setempat telah muncul di hadapan pengadilan militer di Juba pekan ini.

Saksi mata mengatakan bahwa orang-orang bersenjata menyerang hotel Terrain di Juba selama beberapa jam. Korban menelpon pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan satu mil jauhnya dan meminta bantuan, namun tidak ada yang datang.

Kepala misi pemelihara perdamaian militer dipecat dan kepala politik mengundurkan diri karena insiden tersebut.


Sejak perang sipil dimulai pada tahun 2013, penyelidik PBB dan kelompok hak asasi manusia sering menuduh baik tentara dan pemberontak di Sudan Selatan melakukan pembunuhan, penyiksaan dan pemerkosaan, kejahatan yang mereka klaim hampir selalu tidak dihukum.

Menggambarkan kejadian tersebut, manajer hotel Terrain, Mike Woodward, mengatakan kepada pengadilan bahwa antara 50 dan 100 tentara memasuki gedung tersebut pada sore hari tanggal 11 Juli dan mulai menjarah sejam kemudian.

"Lima wanita yang bekerja dengan organisasi kemanusiaan kemudian diperkosa. John Gatluak ditembak jam 6.15, " kata Woodward.

Peter Malual Deng, pengacara terdakwa, menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa bukti yang dikutip oleh Woodward tidak cukup untuk membuktikan tuduhan tersebut.

"Yang saya tahu daerah itu sedang beroperasi pada saat itu dan pemberontak mengendalikan daerah tersebut," kata Deng seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya