Berita

Protes pada pemerintah Venezuela/BBC

Dunia

Oposisi Venezuela Kecam Kesepakatan Utang Goldman Sachs

RABU, 31 MEI 2017 | 18:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin oposisi di Venezuela telah mengkritik keras bank investasi Goldman Sachs karena membeli obligasi pemerintah senilai 2,8 miliar dolar.

Penentang Presiden Nicolas Maduro mengatakan langkah tersebut telah memberi pemerintahnya jalur keuangan.

Bank investasi yang berbasis di New York ini dilaporkan telah membeli obligasi tersebut dengan tarif diskon tinggi.


"Jalur keuangan Goldman Sachs ke rezim tersebut akan memperkuat represi brutal yang melancarkan serangan terhadap ratusan ribu orang Venezuela yang secara damai memprotes perubahan politik di negara tersebut, "kata Julio Borges, ketua Kongres Venezuela, dalam sebuah surat kepada presiden Goldman Sachs Lloyd Blankfein.

"Mengingat sifat tidak bersahabat dari administrasi Nicolas Maduro, keengganannya untuk menyelenggarakan pemilihan demokratis dan pelanggaran hak asasi manusia yang sistematis, saya kecewa karena Goldman Sachs memutuskan untuk memasuki transaksi ini," sambungnya seperti dimuat BBC.

Dia mengatakan bahwa dirinya bermaksud untuk merekomendasikan kepada pemerintahan demokratis Venezuela di masa depan untuk tidak mengenali atau membayar obligasi ini.

Kongres yang dikontrol oposisi juga memberikan suara pada hari Selasa untuk meminta rekannya dari AS untuk menyelidiki kesepakatan tersebut.

Sementara itu Goldman Sachs mengatakan membeli utang di pasar sekunder dan tidak berhubungan langsung dengan pemerintah. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya