Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sekjen PBB: Kesepakatan Perubahan Iklim Sangat Mendesak

RABU, 31 MEI 2017 | 14:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa sangat penting bagi negara-negara di dunia untuk bersatu melawan ancaman perubahan iklim.

Guterres mengatakan bahwa jika ada negara yang meragukan kesepakatan iklim Paris 2015, maka negara-negara lain harus tetap mengikuti.

"Jika ada pemerintah yang meragukan keinginan dan kebutuhan global akan kesepakatan ini, itu adalah alasan bagi semua pihak untuk bersatu lebih kuat lagi dan tetap mengikuti jalur ini," kata Guterres di hadapan ratusan orang di New York University.


"Pesannya sederhana, kereta keberlanjutan telah meninggalkan stasiun, naik kapal atau tertinggal," sambungnya.

Komentar tersebut disampaikan Guterres setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak untuk bergabung dengan pemimpin lainnya kelompok G7 untuk menegaskan kembali dukungan atas kesepakatan tersebut.

Trump sediri sebelumnya pernah menyebut bahwa pemanasan global adalah sebuah tiupan yang diciptakan oleh China.

"Dunia berantakan. Sangat penting untuk menerapkan kesepakatan di Paris," tegas Guterres seperti dimuan BBC. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya