Berita

Presiden Moldova/Press TV

Dunia

Presiden Moldova Geram Lima Diplomat Rusia Diusir

SELASA, 30 MEI 2017 | 19:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Moldova memerintahkan pengusiran lima diplomat Rusia pekan ini.

Juru bicara Kementerian Integrasi Luar Negeri dan Integrasi Moldova, Ana Samson, mengkonfirmasi pada awal pekan ini bahwa diplomat Rusia akan diusir, namun dia tidak mengidentifikasi mereka atau menjelaskan alasan di balik tindakan tersebut.

Langkah itu mendapat menentangan dari Presiden Moldova Igor Dodon.


Dalam sebuah postingan Facebook, ia menyebut bahwa pemerintah telah mengambil langkah keterlaluan terhadap mitra strategis Rusia.

"Ini kemungkinan besar telah dilakukan atas perintah dari Barat, bahkan mungkin dari seberang lautan, oleh mereka yang khawatir bahwa dialog yang konstruktif dan efektif akhirnya ditemukan antara presiden dan Kremlin," tambahnya seperti dimuat Press TV.

Moldova telah diperintah oleh suksesi pemerintahan pro-UE, namun pemilihan Dodon pada akhir 2016 mengindikasikan hilangnya kepercayaan para pemimpin pada pemimpin mereka.

Dodon memenangkan pemilihan presiden dengan janji untuk mengerem hubungan tujuh tahun yang dekat dengan Uni Eropa setelah sebuah skandal korupsi besar-besaran melemahkan popularitas pesaingnya pro-Brussels.

Dia menyatakan awal tahun ini bahwa dia bermaksud membatalkan perjanjian asosiasi Uni Eropa Moldova dan membangun kembali hubungan dengan Moskow, sebuah langkah yang dibanting oleh politisi pro-Barat negara itu yang memegang mayoritas di parlemen dan mengendalikan pemerintah.

Moldova sendiri adalah negara termiskin di Eropa yang berbatasan dengan Ukraina dan Rumania, yang memiliki ikatan linguistik dan budaya yang dekat, namun tetap sangat bergantung pada pasokan energi Rusia. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya