Berita

Kerusakan akibat topan Mora/Net

Dunia

Topan Mora Hantam Bangladesh, Kamp Pengungsi Rohingya Rusak Parah

SELASA, 30 MEI 2017 | 16:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sedikitnya lima orang tewas di Bangladesh setelah Topan Mora menyerang pantai tenggara negara itu (Selasa, 30/5).

Sebagian besar korban tewas karena tertimpa pohon-pohon yang tumbang di distrik Cox's Bazar dan Rangamati.

Pejabat setempat seperti dimuat BBC mengatakan bahwa ratusan rumah rusak atau bahkan rusak total. Kerusakan yang signifikan dilaporkan terjadi di kamp pengungsian Muslim Rohingya dari negara tetangga Myanmar.


Pihak berwenang telah memindahkan ratusan ribu orang ke tempat penampungan.

Menurut Badan Meteorologi negara, topan Mora mendarat pada pukul 06:00 waktu setempat di wilayah yang terletak antara pelabuhan perikanan Cox's Bazar dan kota Chittagong, dengan angin mencapai 117 km/jam.

Orang-orang dievakuasi ke tempat penampungan, sekolah dan kantor pemerintah.

Perahu penangkap ikan dan pukat telah disarankan untuk tetap tinggal di tempat penampungan dan penerbangan di daerah tersebut telah dibatalkan.

Sekitar 20.000 rumah di kamp pengungsian Rohingya rusak.

Kamp-kamp besar telah didirikan di Cox's Bazar untuk ratusan ribu etnis Rohingya yang telah melarikan diri dari kekerasan di Myanmar.

Situs Pelacakan Resiko Badai Tropis meramalkan bahwa Siklon Mora akan bergerak ke utara melewati Chittagong, melemah saat bergerak lebih jauh ke daratan dan merendahkannya dari badai Kategori Satu menjadi badai tropis.

Bagian timur India diperkirakan akan terpengaruh di kemudian hari.

Teluk Benggala rentan terhadap badai, dan Bangladesh sering terkena cuaca buruk selama musim hujan dari pertengahan hingga akhir tahun. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya