Berita

Jeju Air/Net

Dunia

Ketegangan Diplomatik Mereda, Jeju Air Tambah Penerbangan Ke China

SELASA, 30 MEI 2017 | 15:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan asal Korea Selatan Jeju Air mengatakan bahwa bahwa China telah menyetujui rencana untuk melipatgandakan penerbangan antara Jeju dan kota Weihai China per 2 Juni mendatang.

Pihak Jeju Air mengatakan bahwa pihak maskapai telah mengajukan peningkatan penerbangan ke Weinhai sejak awal April lalu. Namun China tidak memberikan persetujuan akibat ketegangan dua negara.

Hubungan antara China dan Korea Selatan telah tegang selama berbulan-bulan oleh keputusan Korea Selatan untuk menerapkan sistem anti-rudal AS.  


Namun ketegangan tampak lebih mereda dengan pemilihan bulan ini yang membuat Moon Jae-in duduk di kursi Presiden Korea Selatan.

"Ketegangan politik memiliki dampak luas pada penerbangan antara kedua negara termasuk penerbangan baru, penerbangan tambahan dan penerbangan charter," kata juru bicara Jeju Air, Park Jung-Jun seperti dimuat Channel News Asia.

"Langkah terakhir ini membangkitkan harapan agar ketegangan mereda," sambungnya.

Namun, dia mengatakan China belum menyetujui permintaan dari maskapai penerbangannya untuk melanjutkan penerbangan charter antara kedua negara.

Sejumlah perusahaan asal Korea Selatan seperti maskapai penerbangan, pengecer dan produsn mobil telah menderita akibat serangan balik China pada keputusan tahun lalu untuk menerapkan sistem anti-rudal Terminal Altitude Area Defense (THAAD) AS.

China mengatakan radar kuat sistem tersebut dapat menembus jauh ke dalam wilayahnya dan merusak keamanannya.

Sedangkan Korea Selatan dan Amerika Serikat mengatakan bahwa penempatan tersebut ditujukan semata-mata untuk pertahanan Korea Utara.

Setelah menjabat sebagai Presiden, Moon telah berjanji untuk mencari tinjauan parlementer mengenai sistem THAAD, dan mengirim wakilnya, Lee Hae-chan, ke China untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping bulan ini. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya