Berita

Fawzi Haffar/BBC

Dunia

Pasca Bom Manchester, Masjid Di Inggris Harus Lebih Proaktif

SELASA, 30 MEI 2017 | 13:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Pengurus Masjid di Inggris harus bisa lebih proaktif untuk mendorong kaum muda menjauh dari ideologi ekstrimis.

Begitu kata Fawzi Haffar, seorang wali masjid Didsbury Inggris awal pekan ini.

Masjid Didsbury sendiri diidentifikasi sebagai salah satu masjid yang pernah dihadiri oleh pelaku bom bunuh diri di Manchester Arena Salman Abedi dan keluarganya.


"Saya harus jujur. Kita harus banyak belajar, (kita) harus lebih sadar," kata Haffar.

Dia mengatakan bahwa masjid membutuhkan kebijakan yang tepat untuk mencegah ekstremisme.

"Ketika kami mengetahui bahwa dia menghadiri masjid ini, kami harus benar-benar bertanya kepada beberapa karyawan kami apakah mereka mengingatnya. Dan beberapa dari mereka mengatakannya," sambungnya.

Abedi meledakkan dirinya di tengah konser di Manchester Arena awal pekan lalu. Ledakan itu menewaskan 22 orang dan membuat geger Inggris.

Beberapa sumber mengatakan bahwa Masjid Didsbury di selatan Manchester adalah tempat ibadahnya yang biasa. Kakaknya, Ismail, mengajar di masjid, dan sebelum berangkat ke Libya pada tahun 2011, ayahnya kerap mengumandangkan adzan di masjid tersebut.

"Masjid ini terbuka untuk semua orang, dan kami memiliki ratusan jamaah setiap hari. Kami dibanjiri pemuda yang datang ke masjid," sambung Haffar seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya