Berita

Pertahanan

TNI Ikut Berantas Terorisme Tapi Bukan Paradigma Perang

SELASA, 30 MEI 2017 | 10:54 WIB | LAPORAN:

Tentara Nasional Indonesia boleh diikutkan dalam memberantas terorisme. Karana memang pemberantasan terorisme harus melibatkan semua pihak.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR, Asrul Sani, saat ditemui jelang Sidang Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 30/5).

"Saya kira sangat wajar TNI dilibatkan karena terosisme ini kan sudah sangat luas. Misalnya terjadi kejahatan di udara atau laut nanti TNI yang tindak," jelas Sekjen DPP PPP ini.


Tetapi Asrul menekankan jangan sampai ada pergeseran paradigma dalam penanganan aksi terorisme. Dia menekankan, paradigma hukum dan peradilan yang tetap dipakai, jangan bergeser menjadi paradigma perang karena TNI dilibatkan.

"Paradima penanganan terosisme itu dari hukum dan peradilan. Jangan kemudian berganti paradigma perang dengan terlibatnya TNI atau penggunaan konsep keamanan nasional. TNI cepat menanggapi tetapi peradilannya tidak jelas kapan (dilaksanakan)," tambahnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya