Berita

Yudi Latif/Net

Politik

MAKRIFAT PAGI

Selubung Kebenaran

SELASA, 30 MEI 2017 | 06:34 WIB | OLEH: YUDI LATIF

KEBENARAN itu seperti bintang-bintang yang tak bisa dilihat kecuali di gelap malam.

Dalam rutinitas terang, perhatian manusia tertawan penampakan kasatmata. Nilai-nilai tak benda dipandang sebelah mata sebagai pelengkap penderita.

Saat gelap menyelimuti bumi, ekstravaganza sosok fisik pudar dari pandangan, barulah manusia mendongakkan wajah ke langit, mendamba cahya bintang.


Di zaman terang, manusia sulit mengenali kebenaran hakiki. Kesejatian tersamar ornamen pernak-pernik penampilan.

Saat zaman kelam datang, barulah kita kenali mana yang benar sejati,  mana yang palsu manipulasi. Bangunan fisik yang dielu-elukan di masa terang terlihat keterbatasannya;  nilai-nilai penuntun yang disepelekan tersadari keistimewaannya.

Bila kita kurang yakin watak sebenarnya seseorang, tunggulah hingga gelap menyergap: di mana ia berdiri dan kemana ia berpaling, itulah kesejatiannya.

Tak perlu terlalu gundah menghadapi kelam krisis. Di masa gelap, mata fisik memicing, mata batin melotot. Itulah masa terbaik mengenali kebenaran sejati, memperjuangkannya secara gigih, sebagai bintang penuntun bagi kebaikan hidup bersama. [***]

Penulis adalah cendekiawan, pemikir Islam dan kenegaraan

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya