Berita

Pertemuan Putin dan Macron/BBC

Dunia

Di Tengah Kecanggungan, Emmanuel Macron Bertemu Tatap Muka Dengan Vladimir Putin

SENIN, 29 MEI 2017 | 20:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Presiden Perancis Emmanuel Macron bertemu tatap muka untuk pertama kalinya dengan Persiden Rusia Vladimir Putin di Grand Trianon Palace di Versailles awal pekan ini.

Versailles dipilih untuk pertemuan Macron-Putin karena sebuah pameran yang didedikasikan untuk Tsar Peter the Great dibuka di sana. Ia mengunjungi Paris 300 tahun yang lalu, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya yang sangat mempengaruhi pemerintahannya.

Pertemuan tersebut dilakukan kedua pemimpin negara di tengah "kecanggungan" hubungan kedua pemimpin.


Baru-baru ini bahkan tim pemilihan Macron menuduh agen-agen Rusia meluncurkan serangan siber terhadap mereka.

Putin tampak mendukung saingan nasionalis Macron, Marinir Le Pen dalam kampanye pemilihan presiden Prancis.

Ia menyambut kedatangan Le Pen di Kremlin sebulan sebelum putaran pertama pemilihan.

Sebelum menjadi presiden bulan ini, Macron menuduh Rusia melakukan strategi hibrida yang menggabungkan intimidasi militer dan perang informasi.

Pada pertemuan puncak G7 di Sisilia pada akhir pekan, Macron berkata bahwa berbicara dengan Rusia adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

"Sangat penting untuk berbicara dengan Rusia karena ada sejumlah isu internasional yang tidak dapat diselesaikan tanpa dialog yang sulit dengan mereka," kata Macron pada saat itu seperti dimuat BBC.

Prancis sendiri berada dalam koalisi mendukung pemberontak Sunni Arab dan Kurdi yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang memiliki bantuan militer yang kuat dari Rusia dan Iran.

Prancis telah mengambil garis keras melawan Moskow atas intervensi Rusia di Ukraina. Sanksi Barat, yang diberlakukan setelah aneksasi Rusia terhadap Krimea pada tahun 2014, telah meningkat sejak pemberontak pro-Rusia mengukir sebuah wilayah yang memisahkan diri di bagian timur Ukraina. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya