Pertarungan merebut rekomendasi Partai Golkar untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018, semakin menarik.
Pasalnya nama-nama yang selama ini digadang-gadang akan mendapatkan prioritas untuk direkomendasikan partai berlambang pohon beringin itu, justru jeblok dalam hasil survei beberapa waktu terakhir.
Yang mengejutkan nama Melki Laka Lena yang juga berasal dari Partai Golkar malah mendapatkan nilai tertinggi dalam survei yang dilakukan salah satu surat kabar lokal.
"Hasil survei ini, dimana saya bisa melewati Pak Medah dan malah saya menempati posisi pertama dalam hasil survei, adalah kerja keras hasil konsolidasi anak-anak muda seluruh Provinsi NTT. Terima kasih atas doa dan dukungannya," kata Melki, yang juga Wasekjen DPP Partai Golkar ini.
Dalam survei yang dirilis
Timex (
Jawa Pos Grup), belum lama ini, nama politisi muda Melki Laka Lena mampu menjadi jawara melampaui rekan separtainya Ibrahim A Medah.
Dalam survei tersebut, setidaknya ada sembilan nama beken yang disurvei. Mereka adalah Melki Laka Lena, Esthon L Foenay, Daniel Tagu Dedo, Ibrahim A Medah, Abraham P Liyanto, Benny K Harman, Ayub Titu Eki, Gidion Mbilijora dan Ray Fernandez.
Dari deretan nama tersebut, Survei menempatkan Melki Laka Lena unggul dengan perolehan 27,6 persen.
"Saya berterimkasih atas hasil itu (survei), namun saya akan tetap terus bekerja dan berkarya untuk masyarakat NTT,†ujarnya.
Adapun di tempat kedua dan ketiga, masing-masing dihuni Esthon L Foenay dengan 19,4 persen dan Daniel Tagu Dedo (18,6 persen). Adapun Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur Ibrahim A Medah hanya nongkrong di posisi keempat dengan raihan 13,7 persen. Posisi selanjutnya Abraham P Liyanto dengan 9,8 persen, Benny K Harman 6,9 persen, Ayub Titu Eki 1,9 persen, Gidion Mbilijora 0,5 persen, Ray Fernandez 0,5 persen, Lain - lain 1,1 persen.
Menariknya, melejitnya hasil survei ini terjadi setelah Melki Laka Lena yang juga Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia (YTMI), baru saja menyelesaikan acara Sayembara Ayo Bangun NTT di 22 kabupaten se-NTT berupa Paduan suara dan Debat. Bagi Melki Laka Lena, ini adalah buah kerja keras anak-anak muda di NTT.
"Ini adalah buah dari kerja keras pemuda di NTT yang selalu melakukan kosolidasi dan kegiatan yang bermanfat seperti Sayembara Ayo Bangun NTT dengan tema Pancasila Rumah Kita se-Provinsi NTT,†jelasnya.
Melki menyebutkan Sayembara Ayo Bangun NTT di seluruh kabupaten/kota ini melibatkan seluruh pemuda dan pemudi di masing-masing Kabupaten dengan mengutus Jagoan Paduan Suara dan Debat Menuju Grand Final di Ende “Rumah Pancasilaâ€, Rabu, 31 Mei mendatang.
"Selain Sayembara kegiatan ini juga sekaligus memperingati hari lahirnya pancasila 1 Juni,†ucapnya.
Sementara Panitia tuan rumah perhelatan Final Sayembara Ayo Bangun NTT di Ende, Gons Ati menjelaskan, persiapan menjelang Final sudah 99 persen. Mulai dari hal teknis penginapan, persiapan panggung dan penerimaan kontingen dari masing-masing kabupaten.
"Seluruh kontingen dari akan di terima dengan tarian yakni kolaborasi dari seluruh tarian di seluruh NTT,†ujar Gons.
Pelaksanaan Final Paduan Suara dan Debat disatukan di hari yang sama di aula Herman Gadidjou kampus Universitas Flores Ende. Debat dilakukan mulai pukul 09.00-selesai diperkirakan pukul 15.30 dilanjutkan final paduan suara pukul 16.00-selesai diperkirakan pukul 21.00.
Sesudah mengelar Final sayembara ayo bangun NTT 31 Mei, Seluruh Peserta dari seluruh kabupaten akan memperingati Hari Lahir Pancasila di lapangan Pancasila Kota Ende pada tanggal 1 juni mendatang.
Terkait keberangkatan rombongan dari masing-masing kabupaten yakni untuk daratan timor, rote dan alor akan bertolak dari Kupang senin, 29 Mei menuju Ende, Seluruh Daratan Sumba Tanggal 28 Mei bertolak dari waingapu menuju Ende sedangkan Sabu Raijua tanggal 30 langsung menuju Ende.
Seluruh daratan Flores mengunakan transportasi darat pada tanggal 29 Mei. Perlu diketahui bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Tunas Muda Indonesia yang di pimpin oleh E. Melkiades Laka Lena.
Semenjak April Yayasan Tunas Muda Indonesia mengelilingi NTT untuk menyelenggarakan Kegiatan sayembara di masing-masing kabupaten agar mencari team paduan suara dan debat yang terbaik mewakili kabupaten menuju Final Proponsi di Ende 31 Mei mendatang.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperingati HUT NTT yang ke-58 dan mengali ide dan gagasan dari seluruh masyarakat NTT demi membangun NTT ke depan lebih baik,†demikian Gons.
[sam]