Berita

Dunia

Khawatir Militan Menyelinap, Filipina "Kunci" Kota Tetangga Mawari

SENIN, 29 MEI 2017 | 18:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kota Iligan di Filipina yang meluap dengan pengungsi, "dikunci" oleh pemerintah awal pekan ini (Senin, 29/5)

Langkah itu diambil karena ada kekhawatiran militan telah menyelinap keluar dari Marawi di dekatnya, di mana tentara berjuang untuk mengusir orang-orang bersenjata yang bersembunyi di gedung-gedung sejak sepekan terakhir.

Pertarungan di kota Marawi dengan kelompok milisi dari kelompok Maute adalah tantangan keamanan terbesar kepresidenan Rodrigo Duterte selama 11 bulan kepemimpinannya, dengan orang-orang bersenjata masih memegang bagian kota dan menangkis serangan udara helikopter dan serangan darat oleh pasukan komando.


Sebagian besar dari 200 ribu warga Marawi telah angkat kaki dari rumah mereka. Banyak dari mereka yang berlindung ke kota Iligan.

Pihak berwenang Filipina khawatir bahwa pejuang Maute bercampur dengan orang-orang yang mengungsi dan dapat melancarkan serangan secara tiba-tiba.

"Kami tidak ingin apa yang terjadi di Marawi meluap di Iligan," kata Kolonel Alex Aduca, kepala Batalyon Infanteri Keempat.

"Kami ingin memastikan keamanan orang di sini, untuk mencegah unsur masuk dan melakukan kegiatan teroristik," katanya kepada radio DZMM seperti dimuat Channel News Asia.

Dia mengatakan beberapa pemberontak telah tertangkap mencoba masuk ke Iligan, namun tidak memberikan rinciannya.

Sejauh ini telah ada setidaknya 61 militan, 20 anggota pasukan keamanan dan 19 warga sipil terbunuh sejak sepekan terakhir ketika pemberontak Maute mengamuk di Marawi setelah usaha militer yang gagal untuk menangkap Isnilon Hapilon, yang menurut pemerintah merupakan titik untuk Negara Islam di Filipina.

Pihak militer percaya bahwa Maute melakukan serangan mereka di depan bulan suci Ramadhan untuk menarik perhatian Negara Islam dan mendapatkan pengakuan sebagai afiliasi Asia Tenggara. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya