Berita

Pertemuan antara Merkel dan Trump/Reuters

Global

Kanselir Jerman: Eropa Tak Bisa Lagi Bergantung Pada Sekutu

SENIN, 29 MEI 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasca KTT Eropa, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa Eropa saat ini tidak dapat lagi sepenuhnya bergantung pada sekutu.

Pernyataan itu secara implisit menyindir Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pada hari Minggu, menunjuk pada pertemuan kuat negara-negara kaya G7 dan NATO pekan lalu.


Merkel tidak menyebutkan nama Trump, namun mengatakan kepada sebuah tenda bir yang dikemas di Munich, Merkel menyebut bahwa zaman ketika Eropa benar-benar dapat mengandalkan pihak lain telah mencapai batas tertentu.

"Saya pernah mengalami ini dalam beberapa hari terakhir," katanya.
 
"Dan itulah sebabnya saya hanya yang bisa mengatakan bahwa kita orang Eropa harus benar-benar mengambil takdir kita ke tangan kita sendiri, tentu saja dalam persahabatan dengan Amerika Serikat, dalam persahabatan dengan Inggris dan sebagai tetangga yang baik dimanapun itu mungkin juga dengan negara lain, bahkan dengan Rusia," sambungnya.

Trump sendiri dalam KTT NATO dan G7 pekan lalu kerap mengkritik sekutu utama NATO dan menolak untuk menyetujui kesepakatan perubahan iklim global.

Trump mendukung sebuah janji untuk melawan proteksionisme pada akhir KTT G7 pada akhir pekan kemarin, namun menolak untuk menyetujui pakta iklim tersebut, dengan mengatakan bahwa dia memerlukan lebih banyak waktu untuk memutuskannya.

"Tapi kita harus tahu bahwa kita harus memperjuangkan masa depan kita sendiri, karena takdir kita sebagai orang Eropa," kata Merkel seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya