Berita

Banjir Sri Lanka/Reuters

Dunia

Banjir Sri Lanka, 164 Orang Tewas

SENIN, 29 MEI 2017 | 15:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Banjir dan tanah longsor di Sri Lanka telah menewaskan setidaknya 164 orang per hari ini (Senin, 29/5). Begitu keterangan dari otoritas setempat.

Dikabarkan Reuters bahwa sejak akhir pekan kemarin, banjir telah mencapai hingga ke atap rumah di sejumlah wilayah dan memotong akses ke banyak desa di pedesaan Sri Lanka.

Akibatnya, hampir setengah juta kehidupan warga terganggu, banyak di antaranya yang merupakan pekerja di perkebunan karet.


Penduduk desa di Agalawatte, di sebuah daerah yang terkenal dengan perkebunan karet. Desa ini terletak di sebelah tenggara ibukota, Kolombo.

Di wilayah tersebut ada 53 penduduk desa yang kehilangan nyawa dan 58 lainnya yang masih dinyatakan hilang akibat bencana yang disebabkan oleh curah hujan terburuk sejak tahun 2003 lalu.

Militer telah mengirim helikopter dan kapal ke dalam upaya penyelamatan dalam bencana tersebut.

Pemerintah Sri Lanka sendiri telah meminta bantuan internasional, baik dari PBB maupun dari negara-negara tetangga. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya