Berita

Foto/M Aji Surya

Politik

Dubes Umar Ajak 38 Ribu WNI Di Korsel Kokohkan Kebhinnekaan

MINGGU, 28 MEI 2017 | 15:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Meski baru dua minggu tiba di Ibukota Korea Selatan, Seoul, Dubes Umar Hadi sudah memulai blusukan dan bertemu banyak pihak. Ia bahkan menjadi tuan rumah buka bersama bagi 300-an WNI.

Menurut Koordinator Fungsi Konsuler, Minister Counsellor M Aji Surya, Dubes mengimbau agar para tamunya yang kebanyakan adalah pelajar, mahasiswa serta pekerja di Korsel itu, merawat persatuan. Berbagai isu yang berseliweran harus ditanggapi secara bijak sehingga tidak menimbulkan gejolak dan perpecahan bangsa.

"Bangsa Indonesia saat ini sedang mendapatkan ujian kebersamaannya. Apakah di bawah Pancasila kita mampu bertahan dan mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain?" ujarnya.


Karenanya, ia mengingatkan agar 38 ribu WNI di Korea Selatan tetap kompak dan tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang bisa memecah belah. Kebhinekaan harus tetap dijaga karena WNI di Korea adalah miniatur masyarakat Indonesia.

Hal yang sama ditekankan oleh ustad Syamsul Arifin yang mengisi kultum sebelum buka puasa. Disebutkan bahwa manusia itu berasal dari Adam dan Hawa. Jadi perbedaan apapun yang ada, tetaplah mereka itu satu saudara atau satu keturunan.

"Dalam Islam diajarkan agar setiap kita menyayangi saudara sesama muslim seperti mencintai dirinya sendiri. Selain itu, harus tetap menghargai mereka yang berbeda keyakinan dan pandangan. Rasa persaudaraan harus di kedepankan," katanya.

Menurut Kepala Konsuler M Aji Surya, buka Puasa di KBRI Seoul dilaksanakan seminggu sekali setiap hari Sabtu. Masyakarat dapat goyang lidah dengan aneka masalkan Nusantara. Tidak lupa, santapan rohani menjadi hidangan pembuka sebelum adzan maghrib dikumandangkan. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya