Berita

Politik

Gerindra Tetap Pertahankan Presidential Threshold

MINGGU, 28 MEI 2017 | 15:18 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra memastikan bakal terus memperjuangkan presidential threshold atau ambang batas pengusungan calon presiden nol persen, demi menjaga nilai-nilai demokrasi.

"Demi demokrasi. Sebenarnya kita tidak ada masalah, masalahnya kita memikirkan partai baru yang harusnya punya kesempatan yang sama," jelas Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Minggu (28/5).

Dia mengatakan, saat ini proses usulan presidential threshold masih dalam tahap pembahasan di parlemen. Panitia khusus baru akan mengambil keputusan revisi Undang-Undang Pemilu sekitar satu hingga dua pekan ke depan.


"Untuk pengambilan keputusan yang krusial-krusial itu seminggu, dua minggu lagi," jelas Dasco.

Saat ini, terdapat tiga partai yang mempertahankan presidential threshold di angka 25 persen. Dengan begitu, nantinya bakal ada kompromi dan negosiasi untuk dilanjutkan ke tahap berikut.

"Memang sebagian besar punya pemikiran lain. Tapi masalahnya, kalau tarik-menarik terus nanti tidak diputus-putus. Sementara tahapan pemilu harus terus berjalan sehingga akan dicari titik kompromi," demikian Dasco. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya