Berita

Ketua BPK Di KPK/net

Hukum

Penyuap Auditor BPK Itu Rupanya Anak Buah Kebanggan Pak Menteri Dan Inisiator Saber Pungli

MINGGU, 28 MEI 2017 | 01:12 WIB | LAPORAN:

Irjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Sugito, merupakan sosok yang dibanggakan oleh Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo. Bahkan, Eko mengakui kinerja anak buahnya tersebut selama dirinya memimpin Kemendes PDTT.

"Saya sangat menghargai sosok Pak Irjen (Sugito). Karena beliau salah satu yang keras memberantas korupsi," kenang Eko saat konferensi pers di kantornya, Sabtu (27/5).

Eko mencontohkan, Sugito merupakan inisiator pembentukan Satuan Bersama Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kementeriannya. Hal itu sejalan dengan pemikirannya untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberantas tikus berdasi.


"Beliau (Sugito) menggagas pembentukan Saber Pungli, internal saber pungli. Satgas. Karena pemberantasan korupsi benar-benar saya tegakkan," paparnya.

Seperti diketahui, Sugito terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Jumat (26/5) kemarin. Dalam OTT ini, KPK menetapkan empat orang tersangka. Dua orang dari Kemendes PDTT dan dua orang pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kasus ini mencuat terkait dugaan suap agar Kemendes PDTT mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun anggaran 2016 dari BPK.

Uang sebesar Rp 40 juta ikut disita KPK terkait kasus ini. Uang itu diduga merupakan bagian dari komitmen fee sebesar Rp 240 juta, dimana Rp 200 juta sudah dibayarkan pada awal Mei 2017.

KPK juga menyita uang Rp 1,145 miliar dan USD 3 ribu dari brankas di salah satu ruangan di BPK. Namun peruntukan uang itu masih didalami apakah terkait dalam kasus ini.[san]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya