Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Ini Kata Lieus Yang Disebut Membawa Obor Kerusuhan

SABTU, 27 MEI 2017 | 01:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ujaran provokasi jelang Bulan Suci Ramadhan mulai bermunculan. Salah satunya, di grup WhatsApp (WA) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) yang menyebut pawai obor umat Islam sebagai obor kerusuhan.

Ujaran kebencian dan provokatif itu berupa penulisan keterangan pada foto Lieus Sungkharisma yang sedang memegang obor bersama umat Islam Jakarta yang berbunyi “monyet lagi bawa obor kerusuhan”. Foto dan caption itu diunggah oleh anggota PSMTI Pusat bernama Lukas Sutardji.

Caption foto yang beredar luar di grup WA itu kontan saja mengundang reaksi keras dari berbagai pihak. Terutama dari para aktivis ormas Islam yang ikut dalam pawai obor tersebut. Mereka menyebut bahwa aksi ini sudah keterlaluan dan menyimpan niat buruk untuk memancing sentimen agama.


Namun begitu, Lieus sendiri mengaku biasa saja. Menurutnya, caption itu ditulis oleh orang yang sesungguhnya tidak tahu makna sejati dari pawai obor ini.

"Saya sudah biasa dikata-katai. Bahkan lebih dari sebutan monyet. Saya tak apa-apa. Saya hanya kasihan saja sama orang itu. Dia menuliskan hal seperti itu di media sosial dan itu membuktikan dia sesungguhnya tak tahu apa-apa," ujar Koordinator Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) itu dalam keterangannya kepada redaksi, Sabtu (27/5).

Namun demikian, kata Lieus, munculnya caption di grup WA PSMTI itu menjadi sangat menyedihkan karena organisasi sebesar PSMTI ternyata dihuni oleh orang-orang seperti Lukas Sutardji. Apalagi jika dia ternyata adalah pengurus.

"Ini menunjukkan PSMTI ternyata diisi oleh orang-orang yang berpikiran kerdil dan sombong," jelasnya.

Kata dia, meskipun berbeda agama, namun sejak ia mengikuti berbagai Aksi Bela Islam, tak sekalipun ia mendapati adanya kerusuhan di dalam aksi-aksi tersebut.

“Nah, sekarang umat Islam melakukan Pawai Obor untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dibilang sebagai obor kerusuhan? Ini orang kalau tidak tolol, pastilah sengaja memang ingin memancing keributan,” ujar Lieus.

Padahal, kata Lieus, selama ia mengikuti Pawai Obor tersebut, sepanjang jalan yang dilalui peserta pawai hanya menggemakan takbir dan shalawat nabi.

“Malah para peserta pawai tak segan-segan memungguti sampai di sepanjang jalan yang mereka lalui itu. Lalu dimana kerusuhannya?” tanya Lieus.

Lieus meminta pengurus PSMTI itu segera melakukan klarifikasi dan menghimbau kepada Lukas Sutardji untuk segera meminta maaf kepada umat Islam.

“Permintaan maaf ini penting agar kemarahan umat Islam terhadap orang Tionghoa tidak semakin mengkristal,” pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya