Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

KPK: Jumlah Uang Hasil OTT Di BPK Diumumkan Pagi Ini

SABTU, 27 MEI 2017 | 00:41 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat (26/5) sore.

Namun begitu, Jurubicara KPK Febri Diansyah memastikan bahwa ada dua lokasi lembaga negara yang menjadi lokasi OTT yaitu, kantor Badan Pemeriksa Keuangan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Sementara mengenai detail OTT, lanjut Febri, akan diungkapkan dalam jumpa pers KPK, Sabtu (27/5) pagi.


"Saya kira itu besok (Sabtu) akan kita sampaikan. Tapi memang ada tujuh orang tersebut berasal dari kedua institusi negara. Kami sedang lakukan pemeriksaan terhadap mereka," kata Febri saat dikonfirmasi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Febri menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang diamankan. Termasuk, masih menghitung jumlah uang yang disita sebagai barang bukti.

"Informasi tadi yang kita dapatkan dari tim, uangnya dalam bentuk rupiah. Saya belum dapat informasi lebih detail. Namun masih dilakukan proses penghitungan terhadap jumlah uang yang diamankan saat OTT tersebut," tuturnya.

"Besok (Sabtu) kami sampaikan lebih lanjut. Siapa saja yang ditangkap, pasal apa, kaitan apa dengan kewenangan penyelenggara negara," pungkas Febri. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya