Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

Sel Kecil Jaringan Teroris Mulai Alihkan Sasaran Ke Ruang Publik

JUMAT, 26 MEI 2017 | 23:13 WIB | LAPORAN:

Pelaku bom di Terminal Kampung Melayu diduga merupakan sel-sel terkecil dari jaringan teroris yang ada di dalam negeri.

Kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, meski kecil, namun bukan berarti sel-sel teroris ini tidak berbahaya. Mereka tetap sama berbahayanya dengan sel-sel besar. Keinginan utama mereka adalah menyerang Polri yang dianggap selalu menghalangi gerakan mereka. Karena sulit dan tidak punya kemampuan, mereka mengalihkan sasaran menjadi acak dan membabi buta.

"Karena sel-sel terkecil jaringan teroris itu sulit membidik objek-objek vital milik Polri, mereka melancarkan serangan bom bunuh diri di ruang publik atau fasilitas umum. Target acak serangan bom bunuh diri di Kampung Melayu mirip dengan target acak serangan bom bunuh di Sarinah pada 14 Januari 2016," terang Bambang kepada wartawan, Jumat (26/5).


Karena itu, dia meminta sel-sel terkecil ini segera dilumpuhkan sampai tuntas. Jika tidak, serangan ke fasilitas umum dan ruang publik ini akan terus terulang. Kondisi tersebut tentunya akan sangat meresahkan warga.

Polri dan Densus 88 Anti-Teror harus bekerja lebih keras untuk melumpuhkan sel-sel terkecil dari jaringan teroris yang ada di dalam negeri. Sel-sel kecil jaringan teroris itu biasanya beranggotakan beberapa orang teroris.

"Kecenderungan ini bisa dilihat dari serangan bom di kantor kelurahan Arjuna, Kota Bandung pada 27 Februari 2017, serangan terhadap prajurit Polri oleh simpatisan ISIS di Tangerang pada Oktober 2016, dan ledakan bom di Markas Polresta Surakarta, Jawa Tengah pada 5 Juli 2016," terang politisi Golkar ini. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya