Berita

Tanda SOS/CNN

Dunia

Tanda SOS Di Lokasi Terpencil Buat Bingung Polisi Australia

JUMAT, 26 MEI 2017 | 20:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah tanda SOS di bagian terpencil Australia telah membingungkan polisi setempat baru-baru ini.

Pasalnya, dalam pencarian yang dilakukan, tidak ditemukan tanda adanya aktivitas manusia baru-baru ini di daerah tersebut.

Tanda besar, yang terbuat dari batu, baru-baru ini terlihat oleh seorang pilot yang terbang di atas Swift Bay di Kimberley, wilayah paling utara Australia Barat.


Temuan itu ditanggapi dengan pencarian di darat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Temuan tanda itu menimbulkan kekhawatiran bahwa orang mungkin hilang atau terdampar, namun setelah penyelidikan, tidak ditemukan ada tanda manusia.

"Polisi telah melakukan pencarian di wilayah tersebut namun tidak menemukan orang atau indikasi aktivitas manusia baru-baru ini di sekitarnya," kata Polisi Western Australia dalam sebuah pernyataan pekan ini.

"Polisi berusaha membangun jika ada orang hilang di daerah yang membutuhkan bantuan," sambung pernyataan itu.

Ada juga kemungkinan tanda SOS dibuat beberapa bulan yang lalu dan tidak terlihat, atau tanda itu hanyalah sebuah lelucon.

Tanda SOS bisa sangat penting untuk menyelamatkan operasi. Pada tahun 2014 sebuah tanda serupa ditemukan di sebuah gundukan pasir menyebabkan lima orang snorkel berhasil ditemukan di dekat pantai timur laut Australia. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya