Berita

Presiden Jokowi dan para pejabat Polri/net

Pertahanan

Sebaiknya Presiden Keluarkan Perppu Anti Terorisme

JUMAT, 26 MEI 2017 | 20:03 WIB | LAPORAN:

Organisasi SOKSI mengapresiasi sikap tegas dan kemauan politik Presiden Joko Widodo merespons kasus bom Kampung Melayu, Jakarta Timur.
 
Namun, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar itu juga berharap sikap tegas Presiden diikuti dengan kebijakan cepat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Anti Terorisme.

"Negara tidak boleh kalah cepat terhadap gerakan terrorime seperti yang sedang dialami negara tetangga, Filipina, yang sementara ini teroris ISIS di sana menguasai Kota Marawi Mindanao," tegas Pelaksana tugas Ketua Umum Depinas SOKSI, Ali Wongso Sinaga, kepada wartawan.


Menurutnya, Polri, TNI bersama BNPT, perlu  payung hukum yang kuat berupa UU untuk bisa "all out" dan efektif mencegah sekaligus membasmi terorisme di Indonesia, sebagaimana kemauan politik Presiden Jokowi serta aspirasi rakyat.

Namun, jika kebutuhan akan payung hukum yang mendesak itu diserahkan pada mekanisme amandemen UU oleh DPR RI bersama pemerintah, pasti akan memakan waktu relatif lama.

"UU tersebut amat dan sangat mendesak sehingga momentumnya tak boleh terlambat sedikitpun sebab resikonya sangat tinggi, rakyat akan jadi korban teroris," tambahnya.

SOKSI, masih kata Ali Wongso, menaruh kepercayaan dan harapan penuh kepada Presiden Jokowi untuk sesegera mungkin mengeluarkan Perppu anti terorisme.

"Seluruh rakyat dan DPR RI akan pasti dukung pemberantasan terrorisme dan perlindungan warga negara dari kejahatan terorisme, sekaligus menjaga kondusivitas iklim ekonomi Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata utama dunia," jelasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya