Berita

Bisnis

Jepang Peringkat Pertama Pemberi Utang pada Indonesia

JUMAT, 26 MEI 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Pinjaman luar negeri Indonesia periode April 2017 mencapai angka Rp 729,62 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 317,50 triliun berasal dari pinjaman bilateral, pinjaman multilateral sebesar Rp 368,27 triliun, komersial bank Rp43,09 triliun, dan dari supplier Rp 76 miliar.

Data Profil Utang dan Penjaminan Pemerintah Pusat yang dikutip di laman djppr.kemenkeu.go.id (Jumat, 26/5), Jepang menduduki posisi pertama sebagai negara kreditur terbesar Indonesia lewat jalur bilateral. Total pinjaman Indonesia dari Jepang mencapai Rp 200,67 triliun.

Setelah Jepang, terdapat Prancis yang memeberikan pinjaman dengan total sebesar Rp 24,19 triliun. Kemudian disusul Jerman dengan Rp 24,88 triliun. Korea Selatan juga turut menjadi kreditur Indonesia dengan pinjaman mencapai Rp 19,74 triliun, dan dari Tiongkok sebesar Rp 13,48 triliun.


Dari jalur bilateral, World Bank menjadi kreditur terbesar Indonesia dengan total pinjaman sebesar Rp 234,49 triliun. Selanjutnya, Asian Development Bank (ADB) dengan pinjaman sebesar Rp 120,91 triliun, dan Islamic Development Bank (IDB) sebesar Rp 9,94 triliun.

Untuk pinjaman Indonesia dari komersial bank terdapat Amerika Serikat menduduki posisi pertama dengan total Rp 9,79 triliun. Disusul Singapura sebesar Rp 7,37 triliun, dan Prancis Rp 7,44 triliun. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya