Berita

KPK/net

Hukum

Inspektorat Daerah Kurang Anggaran, KPK Colek Tjahjo Kumolo

JUMAT, 26 MEI 2017 | 15:25 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai kurangnya alokasi anggaran menjadi salah satu faktor kinerja aparat inspektorat kurang maksimal.

Menurut Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, tidak sedikit inspektorat harus 'mengemis' agar mendapatkan anggaran pemeriksaan.

"Kemendagri mengusulkan harus ada alokasi pasti untuk inspektorat melalui APBD," kata Pahala di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (26/5).


Ia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri dibawah Tjahjo Kumolo juga bisa menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) untuk mengatasi persoalan pada aparat inspektorat.

Untuk meningkatkan kapasitas pengawasan, KPK mengusulkan agar inspektorat dipilih melalui mekanisme seleksi menggunakan panitia seleksi (pansel). Hal itu menghindari tenaga inspektorat yang berasal dari orang-orang pilihan kepala daerah.

Inspektur Jenderal Kemendagri, Sri Wahyuningsih juga mengungkapkan, KPK mengeluh karena selama ini tidak pernah menerima laporan pengaduan dari inspektorat daerah.
"Aduan lebih masif dilaporkan oleh masyarakat," demikian Sri.[san]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya