Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Golkar Baru Bicarakan Cawapres Jokowi Di 2018

JUMAT, 26 MEI 2017 | 14:31 WIB | LAPORAN:

Hasil Rapimnas Partai Golkar telah ditetapkan. Terkait pemilihan presiden 2019, Partai Golkar akan tetap mendukung Presiden Jokowi yang akan diusung sebagai calon presiden di tahun 2019 nanti.

"Saya berharap semua kader mengamankan, mengawal dan menyukseskan pemenangan Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres sebagaimana sudah ditetapkan Rapimnas di Balikpapan, supaya tidak ada dusta di antara kita dan mbalelo dalam putusan yang telah dibuat," kata Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono dalam rilisnya, Jumat (26/5).

Menurutnya, memang ketika belum diputuskan diperbolehkan memberikan masukan dan usulan, tapi kalau sudah disepakati dan diputuskan di Rapimnas, tidak boleh ada kader yang melanggarnya.


"Siapapun yang mbalelo atas putusan Rapimnas harus diberikan sanksi baik pusat maupun daerah. Maka harus dipatuhi putusan yang sudah ditetapkan. Terkait capres Golkar tidak ada masalah karena sudah tetap yakni tetap mendukung Jokowi sebagai capres Golkar. Semua sudah final, tidak akan berubah putusan yang diambil," tegasnya.

Mantan Menko Kesra ini menyebutkan, elektabiitas, kinerja dan tingkat kepuasan tinggi Jokowi cukup tinggi. Sehingga Golkar tetap mengusungnya di Pilpres 2019 mendatang.

Mengenai siapa wakil presiden yang bakal disandingkan dengan Jokowi, Agung menyebutkan sampai sekarang belum tepat untuk membicarakannya.

"Mengenai wakil terlalu dini untuk ditetapkan. Saya rasa Itu pun akan dilakukan setelah ada koordinasi dan komunikasi dengan Jokowi mengenai siapa yang cocok mendampinginya," jelasnya.

Untuk saat ini, lanjut Agung DPP Partai Golkar sedang fokus melakukan persiapan Pillkada Juni 2018 dan menyusun daftar caleg 2019.

"Saya sarankan lewat fraksi Golkar di DPR untuk bisa membantu mengurangi kesenjangan dan mengentaskan kemiskinan. Dengan demikian hal itu bisa menjaga dan membantu Jokowi agar tingkat kepuasan publik tetap tinggi," harapnya.

Setelah 60 persen kemenangan Pilkada 2018 diraih Golkar, tambah Agung baru bisa dibicarakan mengenai cawapres Jokowi.

"Pembicaraan calon wakil presiden di 2018 saya rasa waktu yang tepat," paparnya.

Menyangkut kriteria pendamping Jokowi nanti, ia berpendapat haruslah kader Golkar tulen dan profesional.

"Banyak variannya, tapi  sebaiknya menunggu komunikasi dan koordinasi yang intens dengan presiden. Tapi yang jelas sekarang Golkar fokus menangkan Pikada-pilkada 2018 dulu," pungkasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya