Foto: BPJS Ketenagakerjaan
Walikota Tanggerang Selatan Airin Rahmidiani menerima kartu kehormatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Pasalnya, Pemkot Tangsel dinilai berjasa melindungi warganya dalam program Jaminan sosial ketenagakerjaan dengan kebijakan Surat Edaran yang mewajibkan seluruh perusahaan di Kotamadya Tangsel mendaftarkan pekerjanya dalam program Jaminan sosial.
"Dukungan dan kolaborasi Pemda setempat merupakan faktor yang penting keberhasilan program strategis pemerintah, melindungi pekerja atas terjadinya risiko sosial," kata Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz ketika meresmikan kantor cabang baru BPJS Ketenagakerjaan di area BSD City, Tanggerang Selatan, Jumat (26/5).
Naufal Mahfudz pun berharap peresmian kantor baru tersebut semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan Tangsel yang berjumlah 101.262 pekerja dari 2.602 perusahaan.
Sebelumnya, Naufal Mahfudz menyerahkan kartu kehormatan BPJS Ketenagakerjaan nomor 001 kepada Walikota Tangsel Airin Rahmidiani, disusul Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanggerang Selatan, Purnama Wijaya.
Naufal mengungkapkan, tujuan peresmian kantor cabang yang baru untuk mempermudah pekerja, baik formal maupun informal berinteraksi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendapatkan informasi, melakukan pendaftaran kepesertaan Jaminan sosial ketenagakerjaan dan pencairan klaim jaminan yang terdiri dari Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).
"Pembukaan kantor baru juga akan memperluas cakupan pelayanan, sehingga BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih dekat dengan tenaga kerja memberikan pelayanan terbaik," paparnya.
Walikota Tangsel Airin mengemukakan, selain mengeluarkan edaran bagi para pemberi kerja untuk melindungi tenaga kerjanya dalam program Jaminan Sosial, Pemkot Tangsel akan menyertakan seluruh tenaga sukarela yang berstatus honorer dalam program Jaminan sosial.
"Kita masih mendata jumlah tenaga sukarela di Pemkot Tangsel. Nantinya sekitar 8 ribu tenaga honorer itu akan diikutkan menerima perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.
Diapun berharap, dibukanya kantor baru BPJS Ketenagakerjaan selain mendekatkan layanan pada pekerja, diikuti dengan layanan terbaik memenuhi kebutuhan dasar pekerja.
Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengingatkan bahwa saat ini selain tertib administrasi bagi perusahaan formal, perluasan kepesertaan mesti melindungi mereka yang Bukan Penerima Upah (BPU) atau mereka yang bekerja di sektor informal.
Hadir dalam acara itu, Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Amran Nasution, Kakanwil Wilayah Banten Teguh Purwanto serta jajaran Dinas Ketenagakerjaan Tanggerang Selatan.
[wid]