Berita

Kushner (kiri) dan Trump/BBC

Dunia

Dugaan Campur Tangan Rusia, Menantu Trump Diawasi FBI

JUMAT, 26 MEI 2017 | 13:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menantu Presiden Donald Trump yang juga menjabat sebagai penasihat senior Gedung Putih,Jared Kushner, berada di bawah pengawasan FBI sebagai bagian dari penyelidikan terkait Rusia.

Dikabarkan BBC (Jumat, 26/5), Kushener disebut memiliki informasi yang relevan, namun belum tentu dicurigai melakukan kejahatan.

FBI sedang mempertimbangkan kemungkinan campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016 dan berhubungan dengan kampanye Donald Trump.


Pejabat AS, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada NBC News bahwa pengawasan Kushner tidak berarti para penyelidik mencurigainya melakukan kejahatan atau bermaksud menjeratkan ke hukum.

Secara terpisah, Washington Post melaporkan bahwa para penyidik ​​memusatkan perhatian pada pertemuan yang ia lakukan tahun lalu dengan duta besar Rusia untuk AS, Sergei Kislyak, dan seorang bankir dari Moskow, Sergei Gorkov.

Gorkov sendiri adalah kepala Vnesheconombank, yang telah dikenakan sanksi yang diberlakukan oleh pemerintahan Obama dalam menanggapi aneksasi Rusia terhadap Krimea dan dukungannya untuk separatis di Ukraina timur.

Bank tersebut berada di bawah kendali Perdana Menteri Rusia Dmitri Medvedev dan anggota pemerintah lainnya, dan telah digunakan untuk mendanai proyek-proyek besar seperti Olimpiade Musim Dingin 2014 di resor Sochi, Rusia selatan.

Pengacara Kushner mengatakan bahwa kliennya akan bekerja sama dengan penyelidikan apapun.

Diketahui keterlibatan Rusia dalam kemenangan Donald Trump di pemilu tahun lalu bukan lagi merupakan isu yang baru.

Badan-badan intelijen AS percaya bahwa Moskow mencoba ikut campur tangan pada pemilihan yang mendukung Partai Republik, yang mengalahkan saingannya Demokrat Hillary Clinton. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya