Berita

Ariana Grande/Net

Blitz

Ariana Grande, Parno Dibom, Tunda Tur Dunia

JUMAT, 26 MEI 2017 | 08:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ariana Grande parno (para­noid) dengan tragedi ledakan bom saat konsernya di Man­chester Arena, Inggris. Alhasil, diva mungil ini menunda tur konser dunianya.

Diberitakan TMZ, sumber yang terhubung dengan Grande menyatakan bahwa pelantun Dangerous Woman itu tidak akan tampil untuk konsernya di London, Kamis besok. Dia bahkan telah memutuskan untuk menunda seluruh tur konsernya di Eropa. Termasuk di Belgia, Polandia, Jerman, dan Swiss.

Grande yang selamat dari insiden ledakan tersebut, di­laporkan begitu histeris pasca-kejadian. Seorang sumber me­mastikan dia belum sanggup jika harus kembali menjalani tur konser. "Dari lubuk hati saya yang paling mendalam, saya benar-benar meminta maaf. Saya tak bisa berkata-kata," cuitnya beberapa jam setelah aksi teror itu.


Grande dan timnya merasa sangat prihatin dengan keaman­an yang ada. Karenanya, sang manajer Scooter Braun me­nyampaikan ungkapan duka dan menyertakan doa untuk korban.

"Kami berkabung atas nyawa anak-anak dan orang terkasih yang terenggut karena tindakan pengecut ini. Kami meminta kalian semua untuk memberi tempat untuk para korban, ke­luarga, dan semua yang terkena dampak dalam hati dan doa Anda," katanya.

Diketahui, konsernya di Manchester Arena merupa­kan konser perdana dari tur promosi album Dangerous Woman (2016), di Eropa. Di Inggris sendiri, Ariana sehar­usnya tampil juga di O2 Arena dan The O2 di London, 25-26 Mei.

Ia kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Belgia di mana ia akan tampil di Sportpalais pada 28 Mei. Polandia kebagian dua kali penampilan, keduanya di tem­pat yang sama, 31 Mei sampai 1 Juni. Selanjutnya, ia bakal menyambangi Jerman, Swiss, Perancis, Portugal, Spanyol, dan Italia.

Setelah selesai dari Eropa, Grande akan pindah benua ke Amerika Selatan, sebelum akh­irnya giliran Asia dan Australia yang kebagian. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya