Berita

Maman Imanulhaq/Net

Politik

Ketua LDNU: Selamatkan Anak Indonesia Dari Terorisme

KAMIS, 25 MEI 2017 | 21:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Negara dan seluruh elemen bangsa dituntut agar serius bahu-membahu menyelamatkan anak-anak Indonesia dari paham terorisme dan radikalisme.

Begitu tegas Ketua Lembaga Dakwah PBNU (LDNU) KH. Maman Imanulhaq menyikapi aksi teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam.

"Teror bom telah merusak sendi-sendi kebangsaan serta mengotori mental anak-anak bangsa dengan budaya teror dan kekerasan," ujarnya di hadapan ribuan jamaah Haflah "Aminatu Zahra" Heuleut Leuwimunding, Majalengka,  Kamis, (25/5).


Maman minta agar anak-anak diselamatkan dari ketakutan dan tindakan kekejian tanpa perikemanusiaan yang dipertontontan oleh teroris. Menurutnya, aksi teroris akan memberikan efek traumatik yang buruk bagi anak-anak.

"Aksi brutal teror akan tersimpan dalam benak anak-anak dan berefek buruk. Lebih parah lagi bisa menginspirasi mereka melakukan tindakan teror serupa," papar Maman.

Maman bahkan telah menegaskan pentingnya memproduksi konten narasi positif tentang kemanusiaan dan perdamaian untuk mengalahkan kuantitas dan kualitas narasi radikal ekstrimis yang sangat provokatif dalam forum lembaga PBB UNODC yang membahas 'Isu Menangkal Paham Radikal di Dunia' di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, pada Senin (22/5).

"Narasi Islam moderat dan damai harus lebih diperbanyak daripada narasi teroris dan radikalisme yang harus diakui lebih provokatif, heroik, menantang serta merangsang keingintahuan anak-anak muda," beber Maman.

Lebih lanjut, ia mendukung berbagai langkah penanganan terorisme oleh Kepolisian. Namun ia meminta penangkapan teroris tidak didramatisir di hadapan anak-anak.

"Tidak boleh ada tindakan kekerasan yang dipertontonkan di hadapan anak-anak," pungkasnya. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya