Berita

Net

Politik

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Aksi Teror

KAMIS, 25 MEI 2017 | 19:50 WIB | LAPORAN:

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengutuk keras teror bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta pada Rabu malam (24/4) yang menyebabkan belasan korban jiwa dari kepolisian dan warga sipil.

"PBNU mengutuk keras dan mengecam segala tindakan kekerasan dan terorisme. Apapun motifnya," kata Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta (Kamis, 25/5).

Dia mengatakan, PBNU meminta semua pihak untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh dampak peristiwa tersebut. Dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada aparat keamanan.


"Kita mendukung aparat keamanan. Salah satunya dengan cara tidak ikut-ikutan menyebarkan isu, gambar korban, dan juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya terkait peristiwa ini," jelas Kiai Said.

Untuk itu, dia mengajak semua elemen bangsa dapat menahan diri dan tidak terprovokasi. Serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan. Menurutnya, gerakan radikalisme sudah merajalela sehingga diperlukan penanganan khusus yang intensif dari berbagai pihak.

"Nahdlatul Ulama mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas serta cepat terkait penanganan dan isu radikalisme. Langkah ini harus ditempuh sebagai bagian penting dari upaya implementasi dan kewajiban negara untuk menjamin keamanan hidup warganya," demikian Kiai Said. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya