Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin: Bersama NU Dan MUI, PKB Lawan Radikalisme!

KAMIS, 25 MEI 2017 | 19:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Kebangkitan Bangsa menegaskan diri untuk tetap berikhtiar semaksimal mungkin dalam mengatasi radikalisme dan terorisme.

Ketegasan itu sebagaimana disampaikan langsung oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar di sela acara Musyawarah Kubro Ulama dan Kiai Pengasuh Pondok Pesantren se-Jawa Timur, di Sidoarjo, Kamis (25/5).

Menurutnya, PKB akan terus bersama-sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menjalankan ikhtiar tersebut.


“Bersama umat Islam dan seluruh elemen bangsa lainnya, kita akan menguatkan persatuan dan kebersamaan menghadapi, mengatasi dan melawan berbagai bentuk radikalisme dan terorisme yang merongrong negara, bangsa dan rakyat Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Kata dia, peran penting ulama dan kiai sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengajarkan Islam yang damai dan saling hormat menghormati. Ini karena Islam sejatinya tidak mengajarkan sifat-sifat destruktif, apalagi mengajarkan radikalisme dan terorisme.

"Karena itu, kita harus mengantisipasi agar umat Islam tidak terlibat dalam gerakan radikalisme dan terorisme,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Cak Imin juga menyatakan kecamannya atas aksi teror bom yang terjadi di Kampung Melayu pada Rabu (24/5) malam).

“Kita mengecam dan mengutuk peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu dan ikut berduka kepada para keluarga korban dan meminta aparat kepolisian untuk mengatasi dan menuntaskannya," tutup Cak Imin. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya